my Reflection [4]
ketika pagi datang dan rasa kantuk mulai menyerang, dan begitulah dan, sepanjang maalm kau mengajak ku berbicara tentang harapan, asa, dan penantian. seperti yang aku bilang hari ini aku puasa untuk sesuatu. semoga tuhan dapat memberikan jawabannya melalui refleksi intervensi ku. aku masih belum mau bercomitmen,walau sebenarnya hasrat ingin memliki itu ada di hati ini. tadi malamdany nelpon lagi. dia tidak mempertanyakan masalah itu memang, tapiaku percaya dia menginginkan jawaban itu untuknya. dan, bersabarlah anggap saja ini seperti penyegaran bagi diri ku juga penantian untukmuaku percaya kau mau menunggu dan aku yakin kau pasti sabar.sebentar lagi sabath dan aku mungkin akan membuat jawaban itu untukmuaku pun begitu mnghargaimu, seperti engkau menghargai aku!dan aku bukan wanita yang sedang membual akan perasaan ku padamu, aku hanya ingin membuat pernyataan yang tidak membuat mu kecewa itu saja.dan aku hanya wanita yang ingin menyayangi-mu. mudah bukan, dan aku bukan sedang mengumbar dan supaya kau percaya atau apapun namanya itu!
semoga saja hari nanti kita dapat menjalaninya bukan dengan kesedihan tetapi dengan rasa yang sesungguhnya. baiklah sebentar aku istirahat dulu karna ternyata rasa kantuk yang bercampur rasa bahagia ini menjadi satu dan.
me


0 Comments:
Post a Comment
<< Home