Tuesday, June 27, 2006

doaku belum sampai surga

apa? ada dimana TUHAN saat ini
masihkah TUHAN menatap kemari?
sudah rabun mataku, tuli telingaku, bisu mulutku.
bahkan suaraku tak sampai gemanya ke surga
bagaimana TUHAN? apalagi yang akan terjadi?
ampuni kami, ampuni saja kami.
jika belum cukup rasa ampun kami. jangan hukum kami seperti ini.
itu saudaraku TUHAN, keluargaku.
harus bagaimana lagi caranya? jika kami salah ajari kami berdoa
meringis TUHAN, ngilu aku mendengar nya.
bahkan mata hatiku sudah buta di buat bencana ini.
jika ada penawaran, cara apa yang dapat membuat mu senang?
lelah aku berteriak, letih aku meminta.
aku tau pasti jawaban mu hanya 3 untuk kami'ya,tidak dan tunggu'
tapi bagaimana lagi kami menunggu TUHAN
semuanya habis, semuanya hancur hanya engkau saja milik kami
hanya engkau, yang mendengar kami saat ini.
jangan TUHAN, jangan biarkan doa ku terhalang di awan.
biar kan DOAKU TERDENGAR SAMPAI SURGA.





me

3 Comments:

Anonymous Anonymous said...

bahkan jika doaku mentah
jangan kau tolak TUHAN
kami memang dari debu
tapi kami punya nafas,jiwa raga.
maka itu jangan tutup wajah-mu
ampuni kami TUHAN......

2:32 PM  
Anonymous Anonymous said...

pedih
lara
dimana lagi air mata?
jikalau kau berang pada kami.
jangan hukum lagi ciptaan mu ini
kami pontang panting berlari
kami butuh engkau
jika kami melupakan engkau
hanya satu ucapku' ampuni kami'

2:34 PM  
Anonymous Anonymous said...

doaku dan lukaku tak seimbang
bahkan jiwaku yang meronta hampir hambar..
bagaimana lagi cara menangis untuk negeri ku, aku sudah lupa sepertinya.

2:35 PM  

Post a Comment

<< Home