surat ntuk jenda

api itu keluar dari pemantik, aku berulang kali mengeluarkan nya
nyaris membakar rokok
beberapa saat terbakar dan aku mulai menghisap perlahan.
benda mungil di atas bed cover ku menyala
"aku udah sampai, melby" ucapmu
"hati-hati" balas ku
"iya aku langsung tidur" ucap mu
"oh ya udah, jangan lupa besok kamu mesti ke uni" ujar ku halus
dan percakapan standra itu di akhiri dengan kecupan halus jauh dari telpon
ku hembuskan lagi asap rokok ku dan mulai pergi kearah keluar beranda.
menatap pekatnya malam di langit yang tak kunjung jingga. aku sudah menjalaninya dengan mu dan kuharap bukan mimpi, bukan suatu mimpi ataua asa yang tiba-tiba hilang, itu saja.
setiap tarikan asap rokok ku ku keluarkan dan mulai mencari posisi untuk duduk, kulihat bangku sudut di dekat jendal flip. hayal ku menatap ke rona gelpa yang hampir datang. pertemuan ku dengan danny dan cara ku mengenalkan jenda padanya tersirat kekalahan di wajahnya. tapi buakn itu, tak ada niatku seperti itu. kebetulan saja posisinya saat itu ada jenda, dan danny tanpa wanitanya.. sudahlah itu tidak penting, yang terpenting untukku saat ini ialah, aku sudah bersama jenda.
kulihat rokok ku hampir setengah, sudah waktunya masuk kedalam. aku ingin menulis di blog.
jenda terimakasih untuk hidup dan cinta yang ada beberapa hari ini. selama kau di perth. aku sayang kamu.
me


0 Comments:
Post a Comment
<< Home