Chapter one
02:44 ish am
sampai di brisbane setelah nunggu lama di singapore
arrived di brisbane di jemput sama sari regar dan nezken manuhutu. langsung over bag and beberapa packing-an langsung berangkat ke perth. nelpon sharen di apartement ashley Perth. nunggu kurang lebih 15 menit menunggu pesawat berikutnya dan pamitan pada sari dan nezken, lalu take off ke Perth.
03:15 ish am di bandara perth
akhirnya sampai juga. perth is nice Place, city of york i call that! sesampai di perth shraen menjemput di bandara dan langsung menghantar ke apartement nya. dengan satu tas nike hitam besar aku sampai di apartement sharen. it means aku cuma punya waktu 3hours to go until know. aku prepare beberapa buku-ku dan duduk di bangku sharen. apartement ini banyak berubah, dulu ketika aku masih kuliah grade awal sering ke apartement ini bersama dengan Elyzabeth, sekedar bermain, shoppin' atau spend all day with all mans. tapi sekarang semua kebiasaan itu telah hilang, entah kenapa rasanya jadi beku jika aku tiba-tiba ingat itu. sharen memegang bahu ku lalu berkata: " istirahat ajah kali jo" ucap sharen
"santai, lagi ren" ucapku sambil menyalakn rokok ku.
ku mulai membasuh wajah ku di wastafel dan melihat warna rambut ku, sambil menyisirnya.
(apa sebaiknya gw toning black ajah kali yah?) batinku
"what do u think about my new hair" ucapku ke sharen
(sambil menguap sharen menjawab)
"cute, but i think di toning deh, cus gak etis ajah, scholarship student, gaya2an" loroh sharen pelan
"iya juga sih" ucapku.
ya udah deh lo tidur ajah ren, thanks yah buat jemputan nya. lo baik deh.
"it was friends are for" ucap sharen pelan sambil tertidur pelan di sofa putih besar di depan televisi nya.
aku buka buku immun ku dan mulai membaca nya, tapi apa daya baru chapter one dari immun yang berjudul Disease of histology ajah rasa kantuk menyerang ku hebat sekali. ku paksa membaca dan mulai membuat secangkir gelas coklat hangat di kitchen sharen. saat melangkah ke arah kitchen aku mengambil gelas di deretan set kitchen rak pertama dari kanan ada gelas putih yang eering aku gunakan, tapi tiba-tiba aku terdiam melihat deretan ke dua baris ke tiga, ada cangkir dari nya, cangkir itu ada photo aku dan dia dulu. cangkir yang sempat aku gunakan selain gelas putih itu. kutarik seulas senyum ku dan membiarkan cangkir itu tetap di situ. kututup set kitchen itu.
kutuangkan coklat panas itu dan mulai menuju ruang living room dan membaca buku-buku ku. tapi benar-benar hebat rasa kantuk ku, hanya mampu bertahan 1jam saja.
05:10 ish am apartement sharen
aku sudah tertidur mungkin, sampai wekker yang ada di sebelah ku meronta kencang di pukul 06:00 ish am. aku sengaja memutar ke araha jam itu supaya aku tidak kesiangan. yah cukup lah walau hanya 50 menit. toh, itu bukan apa-apa. aku mulai bergegas mandi, kulihat sharen masih tertidur pulas, kutarik selimut di atas sofa menutup badan nya. selesai mandi aku merapihkan beberapa buku dan menyusun beberapa teori immun. ku lihat jendela apartment sharen, matahari sudah hampir menyembul tak terasa spring hampir datang, ku hirup udaranya dan mulai tersenyum.
06:45 ish am
aku memanggang 2 roti untukku dan sharen memanaskan 250 ml susu cair dan memasak 2 telor mata sapi. sambil bergegas menyiapkan tas ku, supaya tidak telat di qibt. tak berapa lama sharen bangun dan mulai menggeliat lelah.
"i take my breakfast yah" ucapku ke sharen
"iya jo, duluan ajah" ucap nya
"well, gw anter gak?" tanya sharen
"gak usah, gw juga tau kok" jawabku.
"udah bawa aja mobil gw" sharen berujar
"thanks, ucapku ke sharen" sambil tersenyum.
selesai sarapan aku mulai bergegas, doa pagi ini membuat aku sbingung terhadapa yang aku minta, tapi aku percaya TUHAN memberi hadiah yang indah untuk masa depan ku.
07:18 ish am di mobil sharen
whuam...setelah pamitan dan berangkat, mobil estillo hitam yang kubawa ini melaju membelah pagi di perth..ku harap tidak terlambat sampai di long island. melewati jalan panjang dan beebrapa petunjuk jalan aku sampai juga di long island. yang jarak tempuh nya ternyata lebih dekat dari apartement sharen. cuma 15 menit-an. aku mulai mencari parking alley dan reserved. setelah itu masuk ke gedung yang awal bulan lalu aku masuki ini. aku lihat amplop biru di tangan ku. dan kubaca keterangannya 4th floor, aku masuki gedung uni qibt yang bagus ini. dan masuk ke lift menekan tombol 4 dan menunggu beberapa saat, lift terbuka bebrapa saat dan aku mulai melangkah, belok kanan, dan masuk ke room head officer sub.scholarship student.
07:50 ish am di ruangan itu
mengisi beberapa form dan memberikan nya kepada salah satu staff office dan masuk ke dalam. ada Mrs. allen chamber, dan salah satu master of immun Mr. suddarth smith. mereka tersenyum dan mulai memberikan paper yang berisikan 100 pertanyaan, all about immun. aku bingung, aku takut, tapi aku percaya TUHAN ada di sini itu batin ku saat itu! waktu yang di berikan 1,5 jam. dan dalam waktu 1 jam aku sudah selesai, untuk apa lama-lama pikirku. aku tak tahu apakah aku bisa atau tidak? kuharap aku bisa.
09:13 ish am di mobil sharen lagi
melaju melalui long island dan victory un, lalu pulang ke apartement sharen. berbincang sebentar dengan sharen dan mengganti bajuku. aku beranjak untuk duduk tapi ternyata rasa kantukku tak mau berbagi dengan ku, aku ternyata langsung tidur di sofa sharen. sambil bergumam pelan.
"nanti aja yah ren, gw ceritain tentang qibt, gw ngantuk niyh" pelan suaraku berujar
"iya" sayup suara sharen terdengar.
dalam tidur ku aku seperti bermimpi, tapi samar sayup, yang terdenagr hanya panggilan namaku, dari seseorang, seseorang yang tak kukenal. tapi jelas, nmaku jelas di panggil.. dalam mimpiku namaku seperti diteriakkan oleh nya. sayup..sayup... sampai mimpi itu benar-benar hilang lama dari hayal ku yang lelap.
me


0 Comments:
Post a Comment
<< Home