Tuesday, May 23, 2006

TomoHon aku puLang

setelah dengar kabar dari mamah aku kaget, aku cuma bisa duduk dan terdiam kaku, pikiran ku kacau, bagai di hantui hal-hal yang menyeramkan, kelam tak bergeming sedikit pun, air mataku menyeerobot masuk membelah kelenjar dan memuai di antara tetes air mata! aku bisu setelah mendengar kata-kata mamah dari telpon pagi sekali tadi. ada suara penghubung semacam suara intercom dari telephone yang mengatkan i've got calling from singapore number area... dengan rasa malas aku mengangkat telepon yang tidak bertoleransi ini, dan :
"jojo, ini mamah!"
"iya, mah, ada apa?" aku masih ngantuk sekali pagi tadi
"jo, omah ine, sayang!" suara mamah..terpotong dan terseguk
"oh...God" batinku renyuh..sebelum mamah melanjutkan kata-katanya.
"ada apa mah?" aku masih sedikit takut
"omah, su..dah...Pergi, tadi malam pukul 24:00 pm di st.Elizabeth spore" kini mamah lepas bicara padaku.
"omah" itu saja yang keluar saat mamah memberi tau
"kamu, pulang hari ini yah, kita ke manado saja!" ucap mamah sesegukan
"iya, mah" aku mengiyakan lesu sambil terbangun dari tempat tidur.
"nanti mamah kirim tiket nya, kamu naik qantas aja, transit di spore baru kita ke manado" maamh masih kuat menjelaskannya.
"iya mamah, mah..." ucapku
"iya jo" ucap mamah
"mamah kuat ya" ucapku pelan
"thanks my dear, i know that" mamah berusaha tegar.
"aku akan siapa-siap, mah" aku berucap
"ya sudah, ngana pe cuma kasih kabar itu saja ke pakita jojo yah" ucap mamah dgn logat manado nya halus.
"iya"
dan telepon pun tertutup, seandainya rasa malas ku mengalahkan diriku tadi pasti aku sudah tak tau bahwa omah ku, mamahnya mamahku itu meninggal, omah yang selama ini mendukung study ku, omah yang selama ini membelaku di depan semua keluarga ku ketika aku benar-benar menjadi anak yang liar di saat pergolakan masa mudaku yang terlalu liar di kalangan social elite. kini omah telah pergi jauh ke rumah bapa di sorga.omah yang memberi nama belakang ku aLice, omah yang sering menimang ku ketika aku di toLak di keluarga Rambie, karna aku tidak pantas menerima nama keLuarga itu! omah yang selalu memprjuangkan aku supaya selalu sekolah di Luar negeri.omah yang Penuh dengan cinta saat nataL tiba di Jakarta, omah yang terlalu hebat untuk cucu seperti aku...omah aku hanya bisa mengatakan "selamat jalan omah, maaf di detik-detik mu terakhir aku tak ada disana, aku malah sibuk dengan urusan pribadiku yang tak kunjung habis. maafkan aku omah, omah ine, i love you so much..."


Myspace Glitter Graphics, MySpace Graphics, Glitter Graphics Myspace Glitter Graphics, MySpace Graphics, Glitter GraphicsMyspace Glitter Graphics, MySpace Graphics, Glitter GraphicsMyspace Glitter Graphics, MySpace Graphics, Glitter GraphicsMyspace Glitter Graphics, MySpace Graphics, Glitter Graphics Myspace Glitter Graphics, MySpace Graphics, Glitter GraphicsMyspace Glitter Graphics, MySpace Graphics, Glitter GraphicsMyspace Glitter Graphics, MySpace Graphics, Glitter Graphics, Myspace Glitter Graphics, MySpace Graphics, Glitter GraphicsMyspace Glitter Graphics, MySpace Graphics, Glitter GraphicsMyspace Glitter Graphics, MySpace Graphics, Glitter GraphicsMyspace Glitter Graphics, MySpace Graphics, Glitter Graphics Myspace Glitter Graphics, MySpace Graphics, Glitter GraphicsMyspace Glitter Graphics, MySpace Graphics, Glitter GraphicsMyspace Glitter Graphics, MySpace Graphics, Glitter Graphics

0 Comments:

Post a Comment

<< Home