my Reflection [5]
hari ini aku duduk lama di bangku beranda depan karna kau menelpon ku, dan. iya aku kemarin memang banyak bertanya ke sekelilingku tapi bukan untuk menghindar dari mu, tapi untuk meyakinkan sekali lagi bahwa aku memang ingin menjadi kekasihmu, itu saja. aku bukan takut menjalin komitmen, tapi hanya membutuhkan waktu itu saja dan.
(sebagian percakapan kamu dan saya)
"jo, apapun jawaban mu aku siap menerimanya"
"dan, aku sayang sama kamu,dan aku masih linglung untuk yang namanya long distance"
"iya, aku mengerti jo"
"tapi percayalah,aku bukan sedang membuat mu larut untuk mencintai ku"
"iya, aku percaya itu dan"
"jo, hari ini jakarta tidak hujan, bagaiman brisbane"
"masih sama masa autumn hampir habis"
"dan, aku sayang kamu"
"iya jo!"
dan setelah larut dalam percakapan yang panjang tiba-tiba kau mengatakan..
"sabat nanti aku akan pergi ke manado, ada beebrapa urusan di sana, aku merangkap tugas ekstra bulan ini, karna banyak yang meliput untuk beberapa waktu ini, ada kasus gunung merapi yang mau meledak, ada kasus kenaikan krl- hingga 45%, ah macam-macam sekali kasus kejahatan dan alam bulan-bualn ini, belum lagi statiun televisi kami akan mengadakan peluncuran buku yang berjudul dualisme sctv jo"
"iya kamu pasti kerja keras yah,dan"
"aku tau kau pasti akan mengrti sekali profesi ku itu, bukan?"
"jo,selama aku di manado aku akan jarang menelpon dan chat dengan kamu"
"gak apa-apa dan,"
"aku pergi hanya lima hari jo, sabar ya, dan doakan aku selamat"
"ih apa sih?"
"iya bener"
"emang mau ngapain di manado, kan cuma review channel, bukannya tugas lapangan kan"
"iya sih..."
"kalau sudah sampai di manado aku akan menghubungimu"
"iya"
dan banyak sekali percakapan kita setelah itu, kau mulai manja padaku malam kemarin pada ku! dan, aku tau kau lelah sekali,aku juga mengerti kau sangat ingin membentuk hubungan dengan ku, aku pun begitu tapi aku masih memikirnya secara matang! itu saja. aku bukan sedang menginginkan harap, atau mengumbar, tapi inilah perasaan ku yang sesungguhnya dan.
"sudah larut jo"
"iya dan,aku mau tidur kok"
"iya lekas lah tidur, aku tidak ingin mendengar penyakit migrain mu kambuh, atau pun insomnia itu datang"
"dan, hati-hati di manado, jangan lupa sabath nanti di manado,itu kalau kau sempat"
"iya jo, selamat tidur Josephine"
"gutten nite danito'
dan telpon pun terputus,aku melihat langit malam yang hampir pagi di brisbane berwarna biru kelam,mungkinkah tuhan mengabulkan doa puasa ku? aku tak tahu? kuharap begitu!
selamat pagi brisbane
me


0 Comments:
Post a Comment
<< Home